Breaking News
Loading...
Monday, 27 August 2018

Info Post




Pendidikan adalah aset dan investasi masa depan. Demikian anak-anak bagi setiap orangtua merupakan harta berharga  dan orantua rela bekerja keras agar anak-anak bisa mengemban pendidikan tinggi.  Meskipun  setiap  tahunnya  biaya pendidikan  naik  20% (inflasi).

Kenyataannya  bapak orangtua belum bisa menyekolahkan anaknya karena dana pendidikan yang tidak memadai.  Notabenenya dana pendidikan  anak adalah kewajiban  setiap orangtua.

Pada prinsipnya dana pendidikan  anak sangat gampang di persiapkan oleh orangtua jika mengetahui tipsnya.
Pertama,  orangtua harus merencanakan biaya pendidikan anak sejak lahir bahkan sebelum  lahir.  Mengapa demikian?  Biaya pendidikan anak tidak bisa secara mendadak  namun butuh perencanaan yang matang dan efektif.

Kedua, sejak dini hitung berapa  biaya pendidikan  anak yang anda butuhkan?  Rata -rata anak butuh dana pendidikan pada saat umur 18 tahun (Kuliah). Data statistik rata-rata biaya pendidikan tahun 2018 sebesar  150 juta (Sarjana Umum)  jurusan kedokteran  500 juta (Sarjana) , Fakultas Hukum 250 juta (sarjana)  maka hitung 10 tahun kedepan. Apakah  masih tetap sama biaya pendidikanya? Jika umur anak 2 tahun maka mulai sekarang  anda harus menyisihkan premi dana pendidikan  anak sesuai  dana pendidikan anak yang dibutuhkan pada saat anak anda masuk kuliah (18) tahun.



Ketiga,  setelah anda sudah  merencanakan  pendidikan anak maka mulailah mencari perencanaan finansial  minsalnya anda konsultasi dengan Konsultan Finansial di Perusahaan perencanaan Sun Life Finansial. Mengapa pentingnya konsultasi anda harus memiliki  informasi  seputar tentang sistem perusahaan asuransi  yang diterapkan minsalnya biaya akuisisi  dari tahun pertama sampai tahun kelima.

Keempat, merencanakan pendidikan anak  tidak mesti  menabung sampai umur anak 18 tahun namun cukup  10 tahun anda menyisihkan premi dana pendidikan anak lalu berhenti sambil dikelola dana anda untuk  mendapatkan manfaat investasi di saham-saham yang bekerjasama dengan  perencanaan finansial  misalnya  di Sun Life Finansial tentu  diawasi oleh otoritas jasa keuangan (OJK).

Kelima, agar ada jaminan dana pendidikan anak anda maka wajib setiap orangtua memasukkan anak anda ke perencanaan dana pendidikan yang efektif dan tabungan bijak.  Bagi sebagian  orang tabungan bijak itu yaitu ketika menabung di BANK dan menabung sendiri namun kenyataan nya bukan seperti  itu karena setiap orang tak ada yang kebal dengan resiko ketidakpastian hidup minsalnya sakit kritis dan meninggal.  Jika dalam masa orantua menyisihkan  dana pendidikan anaknya tiba-tiba mengalami resiko hidup diatas maka cukup kah tabungan anda dibank untuk membiayai semua kebutuhan pendidikan anak bahkan keluarga  seutuhnya yang anda tinggalkan. disinilah banyak gagal orangtua selama ini untuk  merencanakan pendidikan anak karena tidak  memiliki  proteksi (asuransi) yang notabenenya meskipun orangtua anak tidak  ada lagi akan tetapi pihak perusahaan asuransi  minsalnya Sun Life Finansial tetap melanjutkan  pendidikan anak anda sampai anak anda pensiun.  Artinya tabungan bijak yang dimaksud ialah tabungan yang memiliki  nilai tambah atau manfaat yang tidak putus.  Jelas kalau di Bank anda wajib menabung dana pendidikan anak anda sampai umur 18 tahun namun kalau di SUN LIFE FINANSIAL cukup 10 tahun ditambah  proteksi (asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan/cacat total).

Jika jelas-jelas ada pilihan maka masihkah anda menunggu  untuk mempersiapkan dana pendidikan anak anda? Bukankah anda kerja untuk keluarga yang kita cintai ? Merencanakan pendidikan anak sejak dini bukti bahwa anda mencintai anak-anak anda alasannya jauh sebelumnya anda sudah  mempersiapkan. Ingat biaya pendidikan anak setiap tahun  naik 20% jadi anda harus jeli dalam  menghadapi inflasi pendidikan.

Untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat tentang pendidikan anak anda  silahkan konsultasi lewat nomor Wa saya 085360495753 Amos Simuk (Konsultan Finansial) Sun Life Finansial (syariah).