Pendidikan adalah aset dan investasi masa depan. Demikian anak-anak bagi setiap orangtua merupakan harta berharga dan orantua rela bekerja keras agar anak-anak bisa mengemban pendidikan tinggi. Meskipun setiap tahunnya biaya pendidikan naik 20% (inflasi).
Kenyataannya bapak orangtua belum bisa menyekolahkan anaknya karena dana pendidikan yang tidak memadai. Notabenenya dana pendidikan anak adalah kewajiban setiap orangtua.
Pada prinsipnya dana pendidikan anak sangat gampang di persiapkan oleh orangtua jika mengetahui tipsnya.
Pertama, orangtua harus merencanakan biaya pendidikan anak sejak lahir bahkan sebelum lahir. Mengapa demikian? Biaya pendidikan anak tidak bisa secara mendadak namun butuh perencanaan yang matang dan efektif.
Kedua, sejak dini hitung berapa biaya pendidikan anak yang anda butuhkan? Rata -rata anak butuh dana pendidikan pada saat umur 18 tahun (Kuliah). Data statistik rata-rata biaya pendidikan tahun 2018 sebesar 150 juta (Sarjana Umum) jurusan kedokteran 500 juta (Sarjana) , Fakultas Hukum 250 juta (sarjana) maka hitung 10 tahun kedepan. Apakah masih tetap sama biaya pendidikanya? Jika umur anak 2 tahun maka mulai sekarang anda harus menyisihkan premi dana pendidikan anak sesuai dana pendidikan anak yang dibutuhkan pada saat anak anda masuk kuliah (18) tahun.
Ketiga, setelah anda sudah merencanakan pendidikan anak maka mulailah mencari perencanaan finansial minsalnya anda konsultasi dengan Konsultan Finansial di Perusahaan perencanaan Sun Life Finansial. Mengapa pentingnya konsultasi anda harus memiliki informasi seputar tentang sistem perusahaan asuransi yang diterapkan minsalnya biaya akuisisi dari tahun pertama sampai tahun kelima.
Keempat, merencanakan pendidikan anak tidak mesti menabung sampai umur anak 18 tahun namun cukup 10 tahun anda menyisihkan premi dana pendidikan anak lalu berhenti sambil dikelola dana anda untuk mendapatkan manfaat investasi di saham-saham yang bekerjasama dengan perencanaan finansial misalnya di Sun Life Finansial tentu diawasi oleh otoritas jasa keuangan (OJK).
Kelima, agar ada jaminan dana pendidikan anak anda maka wajib setiap orangtua memasukkan anak anda ke perencanaan dana pendidikan yang efektif dan tabungan bijak. Bagi sebagian orang tabungan bijak itu yaitu ketika menabung di BANK dan menabung sendiri namun kenyataan nya bukan seperti itu karena setiap orang tak ada yang kebal dengan resiko ketidakpastian hidup minsalnya sakit kritis dan meninggal. Jika dalam masa orantua menyisihkan dana pendidikan anaknya tiba-tiba mengalami resiko hidup diatas maka cukup kah tabungan anda dibank untuk membiayai semua kebutuhan pendidikan anak bahkan keluarga seutuhnya yang anda tinggalkan. disinilah banyak gagal orangtua selama ini untuk merencanakan pendidikan anak karena tidak memiliki proteksi (asuransi) yang notabenenya meskipun orangtua anak tidak ada lagi akan tetapi pihak perusahaan asuransi minsalnya Sun Life Finansial tetap melanjutkan pendidikan anak anda sampai anak anda pensiun. Artinya tabungan bijak yang dimaksud ialah tabungan yang memiliki nilai tambah atau manfaat yang tidak putus. Jelas kalau di Bank anda wajib menabung dana pendidikan anak anda sampai umur 18 tahun namun kalau di SUN LIFE FINANSIAL cukup 10 tahun ditambah proteksi (asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan/cacat total).
Jika jelas-jelas ada pilihan maka masihkah anda menunggu untuk mempersiapkan dana pendidikan anak anda? Bukankah anda kerja untuk keluarga yang kita cintai ? Merencanakan pendidikan anak sejak dini bukti bahwa anda mencintai anak-anak anda alasannya jauh sebelumnya anda sudah mempersiapkan. Ingat biaya pendidikan anak setiap tahun naik 20% jadi anda harus jeli dalam menghadapi inflasi pendidikan.
Untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat tentang pendidikan anak anda silahkan konsultasi lewat nomor Wa saya 085360495753 Amos Simuk (Konsultan Finansial) Sun Life Finansial (syariah).

