Breaking News
Loading...
Monday, 4 March 2019

Info Post


Dewasa ini banyak jenis penyakit kritis yang sering menyerang umat manusia, biaya medis akan sakit kritis tidak sedikit melainkan puluhan juta bahkan ratusan juta, jika seseorang mengalaminya. 

Fakta sesuai data oranganisasi kesehatan dunia (WHO) Mengemukakan bahwa pasien di rumah sakit  akan mengalami sakit kritis sebelum meninggal ! 

Penyebab kebangkrutan sampai aset dijual (tanah, rumah, harta benda lainnya) dijual untuk menutupi biaya medis. Bahwa jika didalam keluarga terdapat 2 orang saja kena sakit kritis maka akan menguras tabahas dan pasti tantangan aset yang ada.         

Tentu yang menimbulkan biaya kesehatan ini bengkak karena sesuai penyakit yang dialami pasien, misalnya baru-baru ini istri Indro (Warkop) sang komedian legendaris Indonesia, istri nya terserang kanker dan biaya medis melebihi batas yang ditanggung pihak asuransi seperti nya manfaat yang diambil premi kecil. Akhirnya Sang komedian ini wajib bertaruhkan aset yang demi kesembuhan istri tercinta. Banyak contoh lainnya yang mengalami resiko sakit kritis dipastikan tabungan habis dan aset anda akan terganggu ! 

 Beberapa tahun yang lalu penerima manfaat asuransi sakit kritis mantan artis Julia Peres, terserang sakit kritis dan klaim 7 milliar dari salah satu perusahaan asuransi, diterima oleh ahliwaris (keluarga nya). Bedanya dengan yang dialami Julia Peres tidak menggangu aset yang dimiliki karena membeli manfaat sakit kritis sesuai tagihan Rumah Sakit. 

Realita banyak orang yang mengatakan "Saya belum punya uang" menyicil premi dana sakit kritis tapi  bakal ada uang jika mengalami sakit kritis, bahkan berapapun di usahakan  demi kesembuhan, coba kalau sudah dicicil manfaat sangat jauh beda karena diberikan cash kepada nasabah nya langsung minsalnya diperjanjian polis 1 Milliar cash maka wajib menerima. Mungkin pendekatan ilustrasi saya dibawah ini membantu teman-teman jika anda menabung kurang bijak maka akan sia-sia suatu saat nanti ! 

Ilustrasi 

"Pak B menyisihkan dana sakit kritis nya di BHS Sun Life Finansial premi 2 juta/bln  hingga 10 Tahun pembayaran premi. Namanya resiko hidup tidak satupun yang bisa melerai pak B divonis dokter mengalami resiko hidup, sementara baru 2 tahun bergabung di Sun Life Finansial, mengingat karena di polis asuransi sudah tertera bahwa jika nasabah alami salah satu sakit kritis yang tertera polis maka wajib di bayarkan kepada nasabah cash misalnya Rp. 1 Milliar jadi pak B tidak perlu repot dan jual aset untuk pengobatan nya. Keluarga tetap terjamin dan anak -anak tetap sekolah ! 


Semua berdasarkan realita bahwa tanpa disadari begitu banyak keluarga bangkrut dan miskin karena biaya kesehatan yang menimpa setiap keluarga. Benar kata bijak "jika anda tidak paksa diri menyicil uang kecil maka akan membayar uang besar"      

Yang menimbulkan kebangkrutan dan kemiskinan selain sakit kritis yaitu ; Utang di Bank, biasanya ini berlaku bagi para pengusaha yang meminjam uang di Bank. Minsalnya pak C meminjam uang di bank sebesar Rp. 1 Milliar dan wajib menyicil utangnya di bank 100 juta/tahun selama 10 Tahun , jika si pak C meninggal atau cacat maka dianggap tidak produktif lagi oleh karena itu rumah dan harta milik pak C disita Bank. Maka ini banyak para pengusaha anggap sepele namun begitu banyak yang miskin padahal awalnya mapan dan kaya disebabkan oleh utang yang tidak lunas terbayarkan.  Coba bandingkan kalau pak C ambil manfaat uang pertanggungan jiwa senilai Rp. 1 Milliar sambil berinvestasi di Fortune Plus Sun Life Finansial 3 X cicil dengan premi cukup 100 juta x 3 = 300 juta maka jaminan resiko hidup (meninggal) Rp. 1 Milliar, sementara manfaat hidup bisa 600 juta   setelah 12 tahun berinvestasi di Fortune Plus Sun Life Finansial (sesuai usia). Maka sebelum anda meminjam uang di bank Pastikan akan membeli manfaat up jiwa sebesar utang anda di bank.   

Bagitu banyak contoh nyata lainnya yang membuat orang bankrut dan miskin serta jual harta dan aset disebabkan resiko ketidakpastian hidup yang dialami sewaktu-waktu.  

Miliki Proteksi aset sejak dini ! 
Hubungi Konsultan Finansial anda 
Amos Simuk
085360495753 


0 Comments:

Post a Comment